Soft Launching Desa Peduli Pemilu dan Pemilihan (DP3)
Ondong Siau - Jumat (20/08), KPU Kab. Kepl. Sitaro mengikuti siaran langsung Soft Launching Desa Peduli Pemilu dan Pemilihan (DP3) yang diselenggarakan oleh KPU RI melalui kanal Youtube KPU RI. Kegiatan yang mengambil tagline "Dari Desa untuk Demokrasi, Dari Desa untuk Indonesia" ini diikuti oleh seluruh satuan kerja KPU Provinsi/KIP Aceh beserta KPU/KIP Kabupaten/Kota se-Indonesia.
Kegiatan soft launching DP3 dibuka secara resmi oleh Ketua KPU RI, Ilham Saputra beserta Anggota KPU RI dan Sekretaris Jenderal KPU RI. Kegiatan selanjutnaa dirangkaikan dengan webinar yang bertema "Dari Desa untuk Indonesia".
Moderator dalam kegiatan ini yaitu Aprilia Putri, dan yang menjadi narasumber adalah I Dewa Kade Wiarsa Raka Sandi (Anggota KPU RI/Ketua Divisi Sosdiklih), Khoirunnisa Nur Agustyati (Direktur Eksekutif Perludem), Arie Sujito (Sosiolog/Dosen Fisipol UGM), Yusharto Huntoyungo (Direktur Jenderal Bina Pemerintahan Desa Kemendagri), dan Sugito (Dirjen Pembangunan Desa & Perdesaan Kemendesa).
Pada kegiatan ini ditekankan bahwa pendidikan pemilih merupakan rencana yang ditetapkan kepada KPU oleh Bappenas, khususnya di daerah yang partisipasi pemilih rendah, rawan bencana, rawan konflik sehingga diimplementasikan dalam program DP3 yang akan dilaksanakan secara berkelanjutan dan berkesinambungan, dengan harapan bahwa akan terjadi peningkatan, tidak hanya dari segi kuantitas pemilih, namun dari segi kualitas pemilih, sehingga menciptakan pemilih yang cerdas, mandiri, berkualitas, serta rasional. Dalam pelaksanaannya, KPU tentunya melibatkan pemerintah daerah dan stakeholder terkait dalam menyukseskan kegiatan DP3, karena selain penyelenggara Pemilu/Pemilihan, masyarakat juga berperan penting penentu kesuksesan dari penyelenggaraan Pemilu/Pemiihan itu sendiri, sehingga DP3 diharapkan dapat menjadi wadah, selain untuk meningkatkan kualitas dan kuantitas Pemilih, baik pada saat memasuki tahapan Pemilu dan Pemilihan, maupun setelah Pemilu dan Pemilihan, juga meningkatkan akuntabilitas dan budaya demokrasi di masyarakat, khususnya masyarakat pedesaan.